Saturday, November 16, 2019

Argumentasi

Pengaruh Sinetron Pada Kehidupan Remaja
Elida Rahmawati

Dalam dunia pertelevisian, sinetron merupakan salah satu bagian dari bentuk tayangan yang berisi cerita panjang dan bersambung. Tayangan sinetron saat ini hampir mendominasi program acara di televisi swasta. Kini para remaja sangat mudah sekali untuk mengikuti gaya hidup dari sinetron yang disiarkan oleh stasiun televisi. Tidak hanya gaya hidup, tetapi bahasa dan kebiasaaan-kebiasaan tokoh dalam sinetron itu juga mudah ditirukan.
     Seperti yang dikatakan oleh Schramn (1982) seorang anak atau remaja yang sedang menonton tayangan televisi secara tidak sengaja akan mempelajari atau menemukan hal-hal yang baru kemudian akan diingatnya dan ditiru. Dalam cerita-cerita sinetron itu, sering kita lihat berbagai hal yang kurang baik. Remaja cenderung lebih mudah meniru yang tidak  baik dibandingkan dengan meniru yang baik. Berbagai kata kasar, ejekan, makian baru menjadi populer karena siaran sinetron. Selain itu, hidup bermewah-mewahan, mode pakain yang tidak sopan pun menjadi populer karena siaran sinetron tersebut.
     Sebuah penelitian American Psychological Assosiacion (APA) pada tahun 1995 mengatakan bahwa tayangan yang bermutu akan mempengaruhi seseorang untuk berperilaku baik, dan tayangan yang kurang bermutu akan mendorong seseorang untuk berperilaku buruk. Tayangan sinetron di stasiun televisi Indonesia sering kali menjadi ajang perlombaan untuk menarik perhatian penonton. Demi mendapatkan rating yang tinggi, beberapa sinetron secara sengaja ataupun tidak sengaja telah menayangkan adegan-adegan yang tidak sesuai dengan norma yang tumbuh dimasyarakat Indonesia, seperti adegan bermesraan di lingkungan sekolah, berkelahi, balapan liar, dan pembunuhan. Adegan-adegan tersebut dapat membuat para remaja berkhayal untuk memiliki alur hidup yang sama dengan sinetron tersebut. Akibatnya, seringkali terjadi penyimpangan norma yang dilakukan oleh  remaja.
     Sinetron memiliki sisi humor dan lelucon di setiap episodenya yang dapat  menebar tawa dan kebahagiaan penonton. Namun, tetap saja tokoh-tokoh dalam sinetron tersebut lebih banyak bertindak negatif dari pada  positifnya. Terlebih lagi masa remaja merupakan masa pencarian jati diri. Jadi, sangat memungkinkan jika remaja akan meniru tindakan-tindakan para tokoh dalam sinetron yang banyak negatifnya itu.
     Dari banyaknya hal negatif yang ditimbulkan, orang tua harus mampu membimbing remaja dalam meningkatkan kesadaran diri. Remaja disarankan agar mencari kegiatan yang lebih bermanfaat untuk mengurangi intensitas menonton televisi. Kemudian remaja juga harus memilih lingkungan bergaul yang dapat membawa pengaruh positif bagi kehidupannya. Selain orang tua dan remaja, pihak produksi pun seharusnya dapat mengevaluasi adegan-adegan yang sekiranya akan merusak moral anak bangsa yang menyaksikannya. Apa gunanya keuntungan yang didapat sekarang jika merusak generasi penerus bangsa di masa mendatang?


Sumber :


Evani, Yulia. 2014. pengaruh sinetron putih abu-abu terhadap perilaku dan gaya bahasa remaja. [Internet]. Tersedia di:

ekydbelga. 2016. dampak tayangan sinetron tersebut terhadap remaja. [Internet]. Tersedia di:

Wulandari, Rizky. 2016. pengaruh tayangan sinetron terhadap tingkah laku anak. [Internet]. Tersedia di: https://www.google.com/amp/s/www.kompasiana.com/amp/rizkywulandari/pengaruh-tayangan-sinetron-terhadap-tingkah-laku-anak_5849a58c7797735a17157a02
(akses, 16 november 2019 pukul 19:20)

Saturday, November 2, 2019

Teks Eksposisi

    Dampak Negatif Penggunaan Gawai     Elida Rahmawati

     Teknologi merupakan sebuah kata yang tidak asing bagi pendengeran kita. Tak dapat dipungkiri jika kemajuan teknologi saat ini berkembang pesat. Beragam manfaat yang diberikan teknologi membuat kita semakin termanjakan oleh kecanggihannya. Salah satu diantaranya iyalah kecanggihan yang diberikan oleh gawai. Namun, disamping kecanggihan tersebut, terdapat beberapa dampak negatif yamg ditimbulkannya. Mulai dari ketergantungan, gangguan pada jam istirahat, dan penyakit serius seperti Kanker.
     Banyak orang yang rela membuang waktunya untuk tidak bersosialisasi demi bermain gawai. Terlalu lama menghabiskan waktu didepan layar gawai dapat menyebabkan ketergantungan. Rasa panik dan cemas yang berlebihan ketika meninggalkan gawai di rumah atau semacamnya adalah indikasi bahwa anda telah mengalami ketergantungan pada gawai. Apabila tidak diatasi, ketergantungan dapat menimbulkan dampak negatif lainnya seperti emosi yang tidak stabil, obesitas, dan lain-lain.
     Ketergantungan akan mempengaruhi jam istirahat anda. Beberapa orang akan mengalami insomnia karena bermain gawai di jam-jam istirahat malam. Selain itu, cahaya dari layar gawai pun menyebabkan gangguan pada jam istarahat. Cahaya tersebut menghambat hormon melatonin yang berfungsi sebagai pengirim sinyal ke otak untuk memerintahkan tubuh agar beristirahat. Sehingga durasi tidur akan semakin pendek dan menyebabkan anda mengantuk sepanjang hari, mata menjadi lelah, badan terasa letih, dan merusak semangat dipagi hari.
     Dampak yang paling serius dari tingginya intensitas penggunaan gawai ialah timbulnya penyakit kanker. Paparan radiasi yang dihasilkan oleh gawai dapat menyebabkan kanker. Menggunakan gawai sebelum tidur berulang kali dapat meningkatkan produksi hormon yang memicu kanker payudara pada perempuan. Kebiasaan menelpon terlalu lama pun akan memicu tumbuhnya sel-sel kanker pada otak. Tidak hanya itu, menyimpan gawai di saku celana maupun baju juga dapat menimbulkan kanker kulit.
     Dari yang kita ketahui diatas, bahwa kecanggihan gawai dapat berdampak negatif bagi kesehatan kita. Penggunaan gawai dengan intensitas tinggi akan menyebabkan kecanduan. Kecanduan dan durasi tidur yang pendek akan memicu gangguan-gannguan lainnya. Kemudian, paparan cahaya dan radiasi yang dihasilkan oleh gawai dapat menghambat hormon melatonin dan meningkatkan hormon yang memproduksi kanker. Oleh karena itu, kita harus bersikap bijak dalam memanfaatkan perkembangan teknologi yang semakin canggih ini.

Saturday, September 21, 2019

Sang Mutiara

 
    Sekilas pikiran menerawang dan terlintas di bayangan sebuah lukisan yang indah nan elok dipandang. Langit yang biru selaras dengan birunya lautan lepas. Pulau-pulau karang yang tersusun rapih siap menyambut kedatangan beberapa ekor lumba - lumba. Berbagai ikan dengan beragam warna cantik menghiasi karang hidup yang menari gemulai.
      Riakan ombak yang indah menyisir setiap pasir putih di tepi pantai. Suara merdu burung-burung camar saling bersahut-sahutan seakan sedang bernyanyi dan mengagumi keindahan alam yang menakjubkan ini. Udara segar berhembus memberi kesejukan alami khas hutan-hutan tropis yang hijau. Sebuah surga di ujung barat laut pulau papua.
     Deskripsi tersebut bukanlah sebuah angan-angan belaka, semuanya nyata dan benar-benar ada. Pulau indah tersebut berada di Indonesia dan menjadi salah satu dari 10 perairan terbaik di seluruh dunia. Raja Ampat, pulau yang sangat mempesona dengan segala kekayaan flora dan faunanya. Tidak hanya kekayaan alam bawah lautnya yang mempesona, di atas permukaan lautnya pun tidak kalah menarik. Kepulauan Raja ampat memiliki banyak pulau, namun ada 4 pulau utama yang paling besar, yaitu Pulau Misool, Pulau Waigeo, Pulau Batanta, dan Pulau Salawati.  Keindahan pantai di setiap pulau-pulau tersebut membuatnya dikenal hingga mancanegara. Banyak kegiatan yang dapat dilakukan di pulau-pulau tersebut, seperti menyelam, berenang, bersantai, snorkeling, diving, dan lain-lain. Hutan-hutan tropisnya pun tidak kalah menarik dari pantai-pantai tersebut. Uniknya lagi, ada beberapa desa yang memberikan izin agar para wisatawan dapat melihat Burung Cendrawasih dari dekat. Burung Cendrawasih merupakan salah satu hewan langka dan cantik khas papua, sering disebut dengan 'Burung Surga'.
     Kekayaan yang dimiliki Raja Ampat tidak sampai disitu saja. Di pulau ini pun terdapat beragam kebuayaan dan kesenian yang unik dan menarik. Kita dapat mempelajari dan mengetahui beragam kebudayaan dan kesenian di desa Arborek. Desa Arborek merupakan salah satu dari beberapa desa yang telah dijadikan sebagai desa wisata. Mulai dari tarian-tarian tradisional, makanan khas yang terbuat dari sagu, hingga kerajinan anyaman dari daun pandan khas Arborek dapat kita ketahui di desa tersebut.
     Terdapat berbagai peninggalan sejarah di Kepulauan Raja Ampat ini. Sebagian penduduk di desa ini masih memiliki darah keturunan Kerajaan Tidore, Maluku. Selain itu, ada pula peninggalan-peninggalan perang ke-2 dan lukisan tangan  khas manusia purba yang masih tersebar luas di Kepulauan Raja Ampat ini. Inilah yang membuat banyak wisatawan lokal maupun mancanegara tertarik untuk mendatangi Raja Ampat. Banyak hal yang dapat kita pelajari dan ketahui di tempat tersebut. Maka dari itu, marilah kita lebih bijak dalam menjaga bumi yang indah ini agar tetap terjaga dan dapat terus kita nikmati keindahannya. Dimulai dari hal-hal kecil seperti tidak membuang sampah sembarangan dan mengurangi penggunaan plastik di lingkungan sekitar kita.